Latar Belakang Praktikum Hukum II Newton Fisika

Gaya merupakan dorongan atau tarikan yang akan menggerakkan benda bebas (tak terikat), gaya juga merupakan besaran yang mempunyai nilai dan arah tertentu dan juga sebuah interaksi yang hanya bila bekerja sendiri akan menyebabkan perubahan keadaan gerak pada benda. Misalnya, pada waktu kita mendorong atau menarik suatu benda atau saat kita menendang bola, dikatakan bahwa kita mengerjakan suatu gaya dorong atau gaya tarik, Dalam hal ini terjadi peristiwa gerak benda yang kita kenal dengan hukum newton.

Hukum Newton adalah hukum fisika yang dicetuskan oleh Sir Isaac Newton mengenai sifat gerak benda. Hukum gerak newton itu sendiri merupakan hukum yang fundamental. Artinya, pertama hukum ini tidak dapat dibuktikan dari prinsip-prinsip lain. Kedua, hukum ini memungkinkan kita untuk dapat memahami jenis gerak yang paling umum yang merupakan dasar dari mekanika klasik.

Tapi, orang-orang melihat gaya dengan sangat sederhana. Mereka tidak mengetahui bahwa di setiap gaya yang terjadi, memiliki banyak penjelasan ilmiah di belakangnya. Misalnya, pengaruh gaya gesek, gaya gravitasi, gaya normal, dan arah gaya yang bekerja pada suatu objek.

Kerusakan yang ditimbulkan antara truk yang menabrak pohon pasti lebih parah dari kerusakan yang ditimbulkan oleh sepeda ketika menabrak pohon. Hal ini sesuai dengan Hukum II Newton. Semakin besar massa benda yang bergerak, maka akan semakin besar pula gaya yang ditimbulkan. Hal semacam inilah yang akan dibahas dalam praktikum atau percobaan fisika ini.